Assalamu'alaikum! | About Us | Contact | Register | Sign In

Wednesday, August 25, 2010

Kunci Kemenangan Umat

Suatu ketika terdapat seorang tawanan Romawi di dalam penjagaan orang-orang Islam. Dia dapat meloloskan diri dan lari. Raja Heraklius bertanya kepadanya mengenai keadaan orang-orang Islam secara mendalam sehingga raja dapat memahami dengan jelas seluruh kehidupan mereka.

Tawanan ini menerangkan, pasukan Islam adalah ahli ibadat waktu malam dan kesatria pada siang harinya. Jika mereka berjumpa, mereka memberi dan menjawab salam. Heraklius menjawab dengan cepat: jika laporan itu benar dan tepat, maka mereka akan menjadi raja-raja bagi kerajaan Heraklius.

Heraklius mempunyai jumlah tentara yang sangat banyak sedangkan jumlah orang-orang Islam sangat terbatas. Amr bin ‘Ash memberitahu Abu Bakar Siddiq mengenai keadaan tersebut. Sebagai jawabannya, Abu Bakar menulis: “Kamu orang-orang Islam tidak akan dapat dikalahkan karena jumlah yang kecil. Kamu pasti dapat dikalahkan walaupun mempunyai jumlah yang banyak melebihi jumlah musuh jika kamu terlibat di dalam dosa-dosa”.

Ketika Heraklius tiba di Anthokia setelah pasukan Romawi dikalahkan pasukan Muslim, dia bertanya, “Beritahukan kepadaku tentang orang-orang yang menjadi lawan kalian dalam peperangan. Bukankah mereka manusia seperti kalian?” Mereka menjawab, “Ya”. “Apakah kalian yang lebih banyak jumlahnya ataukah mereka?” “Kamilah yang lebih banyak jumlahnya di manapun kami saling berhadapan” “Lalu mengapa kalian bisa dikalahkan?”

Seseorang yang dianggap paling tua menjawab, “Karena mereka biasa shalat di malam hari, berpuasa di siang hari, menepati janji, menyuruh kepada kebajikan, mencegah dari kemungkaran dan saling berbuat adil di antara sesamanya. Sementara kami suka minum arak, berzina, melakukan hal-hal yang haram, melanggar janji, suka marah, berbuat semena-mena, menyuruh kepada kebencian, melarang hal-hal yang diridhai Allah dan berbuat kerusakan di bumi”

Jelaslah, umat Islam kuat bukan karena senjata, bukan semata-mata karena jumlah orang, bukan pula semata karena teknologi atau ekonomi. Umat Islam kuat karena melaksanakan perintah Allah SWT. Wallahu a’lam. (Al-Bidayah/Ibnu Asakir/zonaislam.com).*
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))