Assalamu'alaikum! | About Us | Contact | Register | Sign In

Monday, March 7, 2011

Tanda Kebaikan Islam: Tinggalkan Hal 'Gak Penting!

Diriwayatkan dari Abi Hurairah, Rasulullah Saw bersabda:  "Termasuk dari kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan apa-apa yang tidak penting baginya" (H.R. Tirmidzi).

Menurut Imam Ibnu Rajab dalam kitab Jami'ul 'Ulum wal Hikam, hadits di atas merupakan fondasi yang sangat agung di antara fondasi adab.

"Barangsiapa yang baik Islamnya, pasti ia meninggalkan ucapan dan perbuatan yang tidak penting atau tidak bermanfaat baginya. Ukuran penting atau bergunanya itu tentu ditimbang dari syari'at, bukan menurut rasio atau akal, atau hawa nafsu," katanya.

Termasuk meninggalkan ucapan dan perbuatan yang tidak penting ialah meninggalkan yang makruh, samar-samar, bahkan berlebih-lebihan dalam masalah mubah.

Umar bin Abdul Aziz berkata, "Barangsiapa yang membandingkan antara ucapan dan perbuatannya, maka ia tidak akan berbicara kecuali hanya dalam hal yang penting saja. "

Syaikh Muhammad bin Shalih Al 'Utsaimin dalam Syarah Riyadhus Shalihin bahkan mengingatkan kita tentang "basa-basi" bertanya kepada orang. Menurutnya, termasuk contoh yang kurang baik  jika kita bertemu dengan seseorang lalu bertanya "dari mana atau mau ke mana".

"Sepintas itu hanya pertanyaan 'kepedulian', padahal jika orang yang ditanya itu baru saja pulang atau sedang akan ke masjid atau pengajian, dan ia tidak suka orang mengetahuinya karena takut riya', maka pertanyaan itu justru memojokkannya dan susah untuk dijawabnya, padahal ia tidak mau berbohong," katanya.

"Jadi, jika engkau hendak berkata atau beramal, maka pikirkanlah apakah yang engkau lakukan itu bermanfaat bagi urusan agamamu (akhiratmu) atau duniamu. Jika tidak, maka tinggalkanlah!". Wallahu a'lam. (Perpustakaan Islam).*
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))