Jadikan Facebook sebagai majelis dzikir, yakni forum untuk mengingat Allah sekaligus meningkatkan pemahaman agama-Nya (Islam). Yang kita lakukan di facebook takkan lepas dari pengawasan-Nya dan pencatatan malaikat Rakib dan Atid.
Ikuti grup-grup dan page-page keislaman agar Facebook mendatangkan manfaat dunia-akhirat, sekaligus menghindari bahaya Facebook: kedangkalan berpikir –mematikan fungsi otak kiri, mempercepat stroke dan pikun, main-main dan kesia-siaan (lahwun wa la’ibun), serta membunuh budaya baca dan menulis.
"Bertanyalah kepada ahli dzikir (ahli ilmu/ulama) jika kamu tidak mengetahui" (QS. An-Nahl: 43). Imam Ibnul Qayyim: Ahli Dzikir yaitu orang yang paham tentang apa-apa yang diturunkan Allah kepada para Nabi.
Imam 'Atha' bin Abi Rabah: majelis dzikir adalah majelis ilmu yang mengajarkan halal dan haram, bagaimana membeli, menjual, bagaimana puasa, belajar tata cara shalat, menikah, thalaq (cerai), dan haji.
Imam Asy-Syathibi: majelis dzikir yang sebenarnya adalah majelis yang mengajarkan Al-Qur-an, ilmu-ilmu syar'i (agama), mengingatkan umat tentang Sunnah-Sunnah Nabi agar mereka mengamalkannya, menjelaskan tentang bid'ah-bid'ah agar umat berhati-hati terhadapnya dan menjauhkannya. Ini adalah majelis dzikir yang sebenarnya."
"Sesungguhnya Allah memiliki malaikat yang berkeliling, mereka mengikuti majelis-majelis dzikir. Jika mereka menemui majelis yang didalamnya ada dzikir, maka mereka duduk bersama-sama orang yang berdzikir, mereka mengelilingi para jamaah itu dengan sayap-sayap mereka, sehingga memenuhi ruangan antara mereka dengan langit dunia, jika para jamaah itu selesai maka mereka naik ke langit (HR Bukhari dan Muslim). Wallahu a’lam.*
Wednesday, June 22, 2011
Jadikan Facebook sebagai Majelis Dzikir
Labels:
Bahaya Facebook,
Dzikir,
Facebook,
Majelis Dzikir,
Mutiara Hikmah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Post a Comment