Setan adalah musuh nyata manusia. Tugas setan adalah menggoda manusia agar menjauhi perintah Allah dan melanggar larangan-Nya. Caranya, dengan membisikkan godaan dan rayuan itu kepada manusia.
Setan itu terdiri dari dua golongan: jin dan manusia. Golongan jin tidak kasat mata, kecuali mereka menampakkan diri dalam wujud yang mereka tiru. Golongan manusia jelas terlihat, hanya saja hatinya sudah dikuasai setan dan menjadi temannya.
Allah SWT memerintahkan agar kita berlindung kepada Allah, Rabb yang memelihara dan menguasai manusia. “Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai) manusia, raja manusia, dan sembahan manusia" (QS. An-Naas).
Ketika menafsirkan QS. An-Naas, Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin mengatakan:
“Di antara syetan-syetan manusia ada yang membisikkan keragu-raguan dalam hati manusia. Anda akan mendapatkan misalnya, syetan manusia itu menimbulkan keragu-raguan tentang iman kepada hari akhirat, menimbulkan keragu-raguan tentang wajibnya shalat lima waktu, menimbulkan keragu-raguan tentang wajibnya shalat berjama'ah, dan sebagainya. Wallahu a’lam.*
Monday, July 25, 2011
Berlindung dari Setan Jin dan Manusia
Labels:
An-Nas,
Berlindung,
Jin,
Manusia,
Mutiara Hikmah,
Setan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Post a Comment