JAWAB: Yang najis dari anjing itu air liurnya atau jilatannya, mulutnya, dan kotorannya. Dagingnya haram dimakan. Najis anjing harus disucikan dengan menggunakan air tujuh kali dan salah satunya menggunakan tanah. Sabda Nabi Saw, "Bersihnya bejana seseorang di antara kalian bila dijilat anjing adalah bila dibasuh tujuh kali basuhan pertama dicampur dengan tanah."
Para peneliti berhasil membuktikan, air liur anjing mengandung berbagai kuman bakteri) penyebab penyakit yang dapat masuk dan menyerang organ dalam manusia melalui sistem terbuka.
Sebagian ulama menghukumi anjing sebagai hewan yang najis berat (mughallazhoh), bukan hanya air liurnya, tetapi juga seluruh tubuhnya. Namun, juga ada ulama yang tidak menghukumi najis anjing pada badannya, kecuali hanya air liurnya saja sebagai najis berat.
Rasululah SAW diundang masuk ke rumah salah seorang kaum dan beliau mendatangi undangan itu. Di kala lainya, kaum yang lain mengundangnya dan beliau tidak mendatanginya. Ketika ditanyakan kepada beliau apa sebabnya beliau tidak mendatangi undangan yang kedua, beliau bersabda,”Di rumah yang kedua ada anjing sedangkan di rumah yang pertama hanya ada kucing. Dan kucing itu itu tidak najis”. (HR. Al-Hakim dan Ad-Daruquthuny). Wallahu a’lam.*
Post a Comment