Assalamu'alaikum! | About Us | Contact | Register | Sign In

Wednesday, December 29, 2010

Hukum Kredit Motor ke Leasing

Pak ustad kalo kredit motor ke leasing/bank apa termasuk riba? kalo riba bgm cara kredit motor yg syar`i / halal? kebetulan sy kerja d dealer motor, apa sy terkena dosa jika kredit tsb termasuk riba? mohon solusinya, jzk. -wisnu, merdeka motor-02275151XXX

JAWAB: Leasing merupakan akad menyewa suatu barang dalam kurun waktu tertentu. Secara umum leasing ini ada dua macam: operating lease dan financial lease.

Operating lease adalah menyewa suatu barang untuk mendapatkan manfaat dari barang yang disewa; barangnya itu sendiri tetap milik pihak pemberi sewa. Sewa jenis ini sepadan dengan konsep ijarah dalam syariah Islam yang secara hukum Islam diperbolehkan dan tidak ada masalah.

Financial lease merupakan bentuk sewa dengan kepemilikan barang tersebut berpindah dari pihak pemberi sewa kepada penyewa. Bila dalam masa akhir sewa pihak penyewa tidak dapat melunasi sewanya, barang tersebut tetap merupakan milik pemberi sewa (perusahaan leasing). Akadnya dianggap sebagai akad sewa. Sedangkan bila pada masa akhir sewa pihak penyewa dapat melunasi cicilannya, maka barang tersebut menjadi milik penyewa. Dalam financial lease terdapat dua proses akad sekaligus: sewa sekaligus beli. Inilah sebabnya leasing bentuk ini disebut sebagai “sewa-beli”.

Rasulullah Saw melarang dua akad berbeda terjadi dalam satu aktivitas muamalah. “Rasulullah Saw melarang (kaum muslimin) dua akad dalam suatu proses akad tertentu” (HR. Imam Ahmad). Kesimpulannya, financial leasing terdapat dua akad sekaligus dan hal itu tidak sesuai dengan bertentangan dengan ajaran Islam.

Leasing tambah “terlarang” bila dalam cicilannya melibatkan riba (bunga). “Dan Allah telah menghalalkan jual beli serta mengharamkan seluruh riba” (Qs. al-Baqarah [2]: 275).

Yang dibolehkan itu membeli secara kredit (cicilan), tapi tanpa bunga, disebut Bai’ Bitsaman Ajil –jual beli dengan mengutang atau membeli barang yang pembayaran dilakukan dengan cicilan dalam jangka waktu yang disepakati bersama.

Imam Bukhari, Muslim, dan Nasa’i meriwayatkan, Rasulullah Saw pernah membeli bahan makanan dari seorang Yahudi dengan hutang dan beliau memberikan baju besinya sebagai jaminan. Wallahu a’lam.*
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))