Abu Dzar r.a. meriwayatkan, sejumlah sahabat Rasulullah Saw "berunjuk rasa" tentang kemiskinan mereka sehingga tidak bisa bersedekah sebagaimana orang-orang kaya.
"Wahai Rasululullah, orang-orang kaya itu banyak sekal pahalanya. Mereka shalat sebagaimana kami shalat, mereka puasa sebagaimana kami puasa, dan mereka bersedekah dengan kelebihan harta mereka (sedang kami tidak dapat melakukannya)."
Rasulullah Saw bersabda: "Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian jalan untuk bersedekah? Sesungguhnya setiap tasbih merupakan sedekah, setiap takbir merupakan sedekah, setiap tahmid merupakan sedekah, setiap tahlil merupakan sedekah, amar ma’ruf nahi munkar merupakan sedekah..." (HR. Muslim).
Dalam hadits lain: "Kalimah thayibah adalah sedekah" (HR Bukhari).
Sungguh indah jika kita mampu bersedekah harta --yang akan menyucikan harta, diri dari sifat kikir, serta mengundang keberkahan dan penambahan rezeki-- sekaligus terbiasa sedekah berupa kalimah thayibah --mendawamkan ucapan tasbih (SUBHANALLAH), tahmid (ALHAMDULILLAH), tahlil (LAA ILAAHA ILLALLAAH), dan takbir (ALLAHU AKBAR). Mengajak kepada kebaikan dan mencegah keburukan juga sedekah. Wallahu a'lam.*
Monday, March 21, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Post a Comment