Assalamualaikum. Pa ustadz saya mau tanya, maaf kita ketahui kalau mani bukan najis lantas mengapa kalau keluar mani harus mandi besar? Terimakasih sebelumnya. 02292103XXX
JAWAB: Wa’alaikum salam. Karena keluar mani termasuk kategori berhadats besar, meski air mani tidak termasuk najis. Mandi besar, mandi junub, atau mandi wajib dimaksudkan untuk membersihkan badan dari hadats besar seperti keluar mani itu. Harus dilakukan sebagai prasyarat beribadah (mahdah) seperti shalat. "Apabila kamu junub, maka mandilah (bersuci)" (Q.S. Al-Maidah : 6).
Hikmahnya, mandi besar berpahala karena pelakunya melaksanakan kewajiban syariat. Selain itu, dengan mandi jadi segar dan bersih.
Al-Quran dengan tegas menyebutkan kewajiban mandi tersebut. “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, kecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi.” (QS. An Nisa’: 43).
Mandi besar tidak hanya wajib bagi orang yang keluar mani, tapi juga kepada yang bersenggama meski tidak keluar mani, orang yang mengeluarkan darah haid, yang mengeluarkan darah nifas, orang yang melahirkan, dan orang yang meninggal dunia –wajib dimandikan oleh orang yang masih hidup. Wallahu a’lam.*
Wednesday, March 9, 2011
Mengapa Harus Mandi Besar?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
+ comments + 2 comments
Assalamualaikum pak ustadz,apabila kita berjunub kemudian kita sedang sakit yg tidak bisa kena air untuk mandi.Apakah ada cara lain u/ menghilangkan hadast besar tsb selain mandi?terima kasih.wassalamualaikum.
Terimakasih dedi atas Komentarnya di Mengapa Harus Mandi Besar?Wa'alaikum salam wr. wb. Jika memang berhalangan menggunakan air (mandi), maka boleh tayammum. Syeikh al-Islam Ibn Taimiyah rh. (Majmu' Fatawa, 21/396): "Jika terdapat sebab untuk melakukan tayammum, seperti ketiadaan air, atau tidak dapat menggunakannya akibat sakit, maka tayammum akan menggantikan wudhu' dan mandi wajib. Jika ada air (diperbolehkan menggunakan air untuk yang mudarat), maka hendaklah mandi menghilangkan janabahnya tersebut.
Terimakasih admin atas Komentarnya di Mengapa Harus Mandi Besar?Daripada Imraan ibn Hussain ra. Rasulullah saw melihat seorang lelaki yang menjauhkan diri dan tidak bersholat dengan kaumnya, maka baginda berkata : "Ya Fulan, apa yang menghalang kamu dari tidak bersolat dengan kaummu?" Dia menjawab : "Ya Rasulullah, saya dalam keadaan junub, dan tiada air. Baginda berkata : Kamu hendaklah menggunakan tanah yang bersih, karena ia mencukupi untukmu..... di dalam riwayat lain Nabi saw menjumpai air dan memberinya kepada orang yang telah menjadi junub tersebut, dan berkata : pergilah siram ini keatas dirimu." [Hadith riwayat al-Bukhari].
Post a Comment