"Tiap-tiap perbuatan yang baik yang tidak dimulai dengan bacaan bismillah, maka terputus (keberkahannya)." (HR Abdul Qadir ar-Rahawi dari Abu Hurairah).
Meski hadits tersebut dinilai lemah (dhoif), namun isinya tidak bertentangan dengan dalil mana pun. Setiap Muslim dianjurkan membiasakan atau mentradisikan mengucapkan basmalah sebelum memulai pekerjaan yang baik. Hal itu dimaksudkan sebagai pernyataan "mohon idzin dan perkenan Allah SWT", sekaligus mohon pertolongan-Nya agar pekerjaan kita lancar dan sukses.
Hadits di atas bahkan "mengancam", jika suatu pekerjaan baik tidak diawali dengan bacaan basmalah, maka akan terputus keberkahannya atau tidak akan ada berkahnya.
Ucapan basmalah merupakan manifestasi dzikir kepada Allah SWT. Ucapan itu juga untuk memantapkan niat ikhlas karena Allah SWT atas perbuatan baik kita. Ucapan itu pun berarti salah satu ungkapan verbal pengakuan, tanpa idzin dan pertolongan Allah SWT, pekerjaan itu takkan terlaksana.
Basmalah juga berarti mohon perlindungan kepada Allah Swt. Dikisahkan, ketika Khalid bin Walid ditimpa kebimbangan, mereka berkata kepadanya, “Berhati-hatilah dengan racun, jangan sampai orang asing memberikan minum padamu,” maka ia berkata, “berikanlah kepadaku,” dan ia pun mengambil dengan tangannya dan membaca: “Bismillah,” lalu ia meminumnya. Maka sedikit pun tidak memberikan bahaya kepadanya. Wallahu a'lam.*
Post a Comment