Assalamu'alaikum! | About Us | Contact | Register | Sign In

Sponsored

Showing posts with label Infak. Show all posts
Showing posts with label Infak. Show all posts

Tuesday, March 29, 2011

Harta yang Berkah

BERKAH (barokah, berkat) memiliki dua arti: (1) tumbuh, berkembang, atau bertambah; dan (2) kebaikan yang berkesinambungan. Menurut Imam Nawawi, asal makna berkah ialah “kebaikan yang banyak dan abadi" (Syarah Shahih Muslim).

Harta atau rezeki yang berkah adalah harta yang bertambah dan mendatangkan kebaikan di dunia dan akhirat. Untuk mencapainya, ada dua jalan, yakni mendapatkannya dengan cara halal, tidak curang atau batil, dan dengan membersihkannya dari hak orang lain (dikeluarkan zakatnya) serta menginfakkannya di jalan Allah (sedekah).

Selain itu, jadikan harta sebagai sarana beribadah kepada Allah SWT. Jangan sampai harta habis dikonsumsi di dunia, tanpa menabungkannya berupa pahala di akhirat kelak.

Rasulullah Saw bersabda: “Bersedekahlah kalian karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah Swt melimpahkan rahmat-Nya kepada kalian” (Al-Wasail).

"Sesungguhnya harta itu indah dan manis. Barangsiapa menyambutnya dengan murah hati (ridha), maka ia akan memperoleh berkah. Dan barangsiapa mengambilnya dengan tamak serta curang, maka ia tidak akan memperoleh berkah. Ia seperti orang yang makan, tapi tidak pernah kenyang." (HR Muslim).* Wallahu a’lam.

Read More »
7:51 AM | 0 comments

Friday, March 18, 2011

Mengundang Rezeki Lebih dengan Berinfak

Allah Swt menyuruh kita mengeluarkan (infak) sebagian rezeki yang telah dikaruniakan kepada kita. Dia berjanji akan menggantinya dengan berlipat-ganda.

Infak menjadi bagian ciri orang beriman dan bertakwa:  "...(dan orang-orang yang bertakwa itu) menginfakkan sebagian rezeki yang Kami karuniakan kepada mereka" (QS. Al-Baqarah:3).

Allah Swt berjanji tidak akan menyia-nyiakan infak dan sedekah. Dia mengumpamakan infak yang kita keluarkan seperti menanam bibit di tanah yang subur, selalu tumbuh. Dan dari bibit itu berulang-ulang tumbuh dan kita makan.

Sebutir bibit yang kita simpan dan kita tanam di tanah yang subur, ia akan selalu tumbuh sehingga menjadi ratusan bibit. Itulah ciptaan Allah swt, dan itulah yang diambil dari harta kita dengan kadar tertentu. Kemudian kita infakkan di jalan-Nya dan kita sedekahkan pada hamba-hamba-Nya, lalu Dia melipat-gandakan untuk kita.

"Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir bibit yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir: seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya dan Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261).

Gemar berinfak adalah bukti iman, tanda syukur, membersihkan harta, juga mengundang rezeki Allah Swt yang lebih banyak dan berkah. Amin! Wallahu a'lam.*

Read More »
2:25 PM | 0 comments

Thursday, September 2, 2010

Setiap Muslim Harus Berinfak

Dari Abu Musa r.a: Nabi SAW bersabda, “Setiap muslim harus menginfakkan hartanya.” Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah! Apabila ada seseorang yang tidak memiliki sesuatu pun untuk disedekahkan, apa yang bisa ia lakukan.”

Jawab Nabi, “Ia harus bekerja dengan tangannya sehingga ia memperoleh keuntungan untuk dirinya dan juga agar ia dapat menginfakkan hartanya (dari apa yang ia peroleh).” Kemudian para sahabat bertanya, “Apabila ia pun tidak dapat melakukannya.” Nabi SAW menjawab, “Hendaklah ia menolong orang yang membutuhkannya.”

Sahabat bertanya lagi, “Kalau sekiranya tidak bisa juga.” Sabda Nabi, “Maka ia harus melakukan apa pun berupa kebaikan (melakukan al ma’ruf) dan mencegah diri dari segala kemunkaran (seperti atheisme, musyrik, dan semua yang dilarang dalam Islam) dan ganjarannya seperti ia menginfakkan harta.”

Read More »
10:55 AM | 0 comments