Bagi seorang Muslim, harta bukanlah tujuan, melainkan sarana untuk beribadah kepada Allah SWT. Harta yang dimiliki dapat membuat seorang Muslim berbahagia dunia-akhirat dengan cara mempergunakannya di jalan Allah: menafkahi diri dan keluarga, membantu kerabat, membayar zakat, infak, sedekah, mendanai pembangunan masjid, mushola, sarana pendidikan, membantu fakir miskin atau kaum dhuafa lainnya, menolong sesama yang mengalami kesulitan ekonomi, mendukung syiar dakwah dan perjuangan kaum Muslimin, dan sebagainya.
Sekadar gambaran pahala ibadah dengan harta, Rasulullah Saw berwasiat kepada Ali bin Abi Thalib: “Wahai Ali! Siapa yang memberi makan kepada seorang muslim dengan senang hati, niscaya Allah menuliskan baginya 1.000 kebajikan, menghapuskan 1.000 kejahatan, dan diangkat 1.000 derajat”.
Dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan kaum kaya bisa menjadi sumber dana pengembangan ekonomi umat, pemberdayaan iman dan takwa umat, pengentasan kemiskinan, pembangunan akhlak, keilmuan, dan keterampilan mereka, juga menjadi sumber dana penyediaan sarana dan prasarana dakwah yang dibutuhkan masyarakat Islam. Wallahu a'lam.*
Saturday, February 19, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Post a Comment