Assalamu'alaikum! | About Us | Contact | Register | Sign In

Wednesday, July 6, 2011

Dosa Homoseksual Tidak Terampuni?

Assalamualaikum ustadz. Apa benar seorang yang melakukan perbuatan berhubungan sexual sesama jenis dosanya tidak akan di ampuni oleh ALLAH, dan ALLAH tidak akan menemui orang tersebut nantinya di akhirat. dan orang yang melakukannya akan dalam keadaan najis seumur hidup dunia dan akhirat??

Tolong beri penjelasannya ustadz, saya benar-benar ingin bertaubat dan tidak akan mengulanginya lagi. Apa yang harus saya kerjakan ustadz? Sehingga saya bisa terbebas dari dosa itu? dan apakah dosa saya tersebut masih bisa diampuni oleh ALLAH SWT?. Saya benar benar takut ustadz? Wassalam ... (FA)

JAWAB: Wa’alaikum salam. Homoseksual (Liwath) –juga lesbianisme-- termasuk dosa besar, namun bisa diampuni oleh Allah SWT jika pelakunya bertobat, menyesal, mohon ampunan-Nya, dan tidak mengulangi perbuatannya. Jika tidak bertobat, siksa Allah sangat pedih bagi pelaku Liwath.

Liwath belum pernah dilakukan oleh sebuah kaum sebelum kaum Nabi Luth. Allah SWT menimpakan adzab kepada kaum Nabi Luth yang menjadi homo. Mereka diadzab dengan siksaan yang belum pernah diturunkan kepada siapa pun karena sangat jeleknya perbuatan mereka dan sangat berbahayanya perbuatan tersebut. (QS. Al A’raaf : 80-81, Hud:82-83).

“Sesungguhnya yang paling aku takuti dari umatku adalah perbuatan kaum Nabi Luth.” (HR. Imam Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah).

“Terlaknat orang yang menggauli binatang, terlaknat orang yang melakukan perbuatan kaum Luth (liwath/homoseks).” (HR. Ahmad).

Liwath akan memusnahkan generasi manusia, selain bahaya lain seperti tersebarnya kemaksiatan, menimbulkan penyakit berbahaya --infeksi, tifoid disentri, sifilis, gonore (kencing darah), herpes, AIDS, dan lainnya.

Dalam hukum Islam, pelaku Liwath harus dihukum mati. ”Barangsiapa yang kalian temui melakukan perbuatan  kaum Luth (liwath/homoseks) maka bunuhlah pelaku dan orang yang menjadi objeknya.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad).

Segera bertobat, perbanyak istighfar, dzikir, baca Quran, dan bergaullah dengan orang-orang shaleh, aktif di masjid, organisasi Islam, dan jauhi lingkungan yang bisa menyeret Anda kembali ke dunia hitam tersebut. Wallahu a’lam. *
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))