Apakah boleh bernyanyi dalam masjid? Ada ustadz yang suka melantunkan nasyid saat ceramah di masjid. Trims.
JAWAB: Boleh, asalkan lagu atau nasyid itu berisi dakwah, nasihat, pujian kepada Allah, shalawat kepada Nabi, dan semacamnya.
Kami belum menemukan dalil yang melarang bernyanyi atau membaca syair dalam masjid. Pada masa Rasulullah SAW, para sahabat juga membaca syair di masjid.
Dari Sa'id bin Musayyab, ia berkata, “Suatu ketika Umar berjalan kemudian bertemu dengan Hassan bin Tsabit yang sedang melantunkan syair di masjid. Umar menegur Hassan, namun Hassan menjawab, ‘aku telah melantunkan syair di masjid yang di dalamnya ada seorang yang lebih mulia darimu.’ Kemudian ia menoleh kepada Abu Hurairah. Hassan melanjutkan perkataannya. ‘Bukankah engkau telah mendengarkan sabda Rasulullah SAW, jawablah pertanyaanku, ya Allah mudah-mudahan Engkau menguatkannya dengan Ruh al-Qudus.’ Abu Hurairah lalu menjawab, ‘Ya Allah, benar (aku telah medengarnya).’ ” (HR. Abu Dawud, An-Nasa'i, dan Ahmad).
Meogomentari hadits tersebut, Syaikh Isma’il az-Zain menjelaskan adanya kebolehan melantunkan syair yang berisi puji-pujian, nasihat, pelajaran tata krama, dan ilmu yang bermanfaat di dalam masjid.
Namun demikian, saran kami, sebaiknya hindari bernyanyi dalam masjid karena kesannya kurang etis. Wallahu a’lam.
JAWAB: Boleh, asalkan lagu atau nasyid itu berisi dakwah, nasihat, pujian kepada Allah, shalawat kepada Nabi, dan semacamnya.
Kami belum menemukan dalil yang melarang bernyanyi atau membaca syair dalam masjid. Pada masa Rasulullah SAW, para sahabat juga membaca syair di masjid.
Dari Sa'id bin Musayyab, ia berkata, “Suatu ketika Umar berjalan kemudian bertemu dengan Hassan bin Tsabit yang sedang melantunkan syair di masjid. Umar menegur Hassan, namun Hassan menjawab, ‘aku telah melantunkan syair di masjid yang di dalamnya ada seorang yang lebih mulia darimu.’ Kemudian ia menoleh kepada Abu Hurairah. Hassan melanjutkan perkataannya. ‘Bukankah engkau telah mendengarkan sabda Rasulullah SAW, jawablah pertanyaanku, ya Allah mudah-mudahan Engkau menguatkannya dengan Ruh al-Qudus.’ Abu Hurairah lalu menjawab, ‘Ya Allah, benar (aku telah medengarnya).’ ” (HR. Abu Dawud, An-Nasa'i, dan Ahmad).
Meogomentari hadits tersebut, Syaikh Isma’il az-Zain menjelaskan adanya kebolehan melantunkan syair yang berisi puji-pujian, nasihat, pelajaran tata krama, dan ilmu yang bermanfaat di dalam masjid.
Namun demikian, saran kami, sebaiknya hindari bernyanyi dalam masjid karena kesannya kurang etis. Wallahu a’lam.
Read More »
3:18 AM | 2
comments