Assalamu'alaikum! | About Us | Contact | Register | Sign In

Tuesday, July 12, 2011

Menarik Jamaah di Depan untuk Membentuk Shaf Baru

Asslmkmww. Km brtanya (1) jika mau brjamaah shaf yg baru masih kosong bolehkah mnarik orng didpan hngga shaf depan putus  dan (2) bgmn dng menggerak2an tlunjuk pd tahyat akhir smua adakah dalilnya wsslm dari Bustaman di sukapada 081320540XXX

JAWAB: Wa’alaikum salam wr wb. (1) Sejauh ini kami belum menemukan dalilnya. Karena itu, jawaban kami untuk saat ini tidak boleh, apalagi dikhawatirkan hal itu menimbulkan salah tafsir/salah persepsi jika orang itu tidak paham, mengganggu shalat orang tersebut, membuka celah dalam shaf, dan menyebabkan semua orang yang berada dalam shaf itu bergerak merapatkan barisan. Dengan demikian, menarik mundur seseorang dalam shaf tidak disyariatkan –tidak ada dalil dan contoh dari sahabat. Dalam hal ini ulama seperti Ibnu Taimiyah berpendapat: lebih baik berdiri sendirian di belakang shaf dan ikut berjamaah.

(2). Menggerak-gerakkan jari telunjuk saat memberi isyarat dalam tahiyat cukup banyak dalilnya, seperti HR. Ahmad, Bukhari, Abu Dawud, An-Nasa'i, Ad-Darimi, Ibnul Jarud, Ath-Thabarani, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, Al-Bahaqi dan Ibnul Jauzi, Ath-Thabarani, Baihaqi, Ibnu Abi Syaibah, dll.

Salah satunya: “Rasulullah Saw mengangkat jari telunjuknya dan berdo’a sambil menggerakkannya.” (HR. Ahmad, Bukhari, Abu Dawud, An-Nasa’i, Ad-Darimi, Ibnul Jarud, Ath-Thabarani, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, Al-Bahaqi dan Ibnul Jauzi). Wallahu a'lam.*
Share this article now on :

Post a Comment

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))