Assalamu'alaikum! | About Us | Contact | Register | Sign In

Sponsored

Showing posts with label Kebaikan. Show all posts
Showing posts with label Kebaikan. Show all posts

Friday, July 6, 2012

Berterima Kasih atas Kebaikan Orang Lain

jazakallahMembalas kebaikan orang lain kepada kita diperintahkan oleh Islam. Rasulullah Saw memerintahkan umatnya agar membalas kebaikan orang lain dengan sabdanya:

“Barangsiapa diperlakukan baik (oleh orang), hendaknya ia membalasnya. Apabila dia tidak mendapatkan sesuatu untuk membalasnya, hendaknya ia memujinya. Jika ia memujinya, maka ia telah berterimakasih kepadanya, namun jika menyembunyikannya, berarti dia telah mengingkarinya” (HR. Bukhari).

Rasul juga menegaskan, orang yang tidak berterima kasih kepada manusia maka hakikatnya tidak berterima kasih atau bersyukur kepada Allah SWT.

Laa yasykurullaaha manlaa yasykurunnaas. “Tidak bersyukur kepada Allah orang yang tidak berterima kasih kepada manusia.” (HR. Bukhari dan Abu Dawud).

Ucapan terima kasih terbaik dalam Islam adalah mengucapkan terima kasih plus doa agar Allah membalas kebaikannya. Dalam bahasa Arab, ungkapan terima kasih dan doa ini berbunyi “Syukron wa Jazakallahu khairon” (terima kasih dan semoga Allah membalasmu dengan kebaikan). Rasulullah Saw bersabda:

“Barangsiapa diperlakukan baik, lalu ia mengatakan kepada pelaku kebaikan itu, “Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan”, maka ia telah tinggi dalam memujinya.” (HR. Tirmidzi).

Jika kita berbuat baik kepada seseorang, lalu orang itu mengucapkan “Syukran wa Jazaakallah", maka jawabannya adalah "afwan wa iyyaka" (arti harfiyah: maaf dan kepadamu) yang bermakna "maaf saya hanya bisa berbuat kebaikan seperti itu dan semoga Allah pun memberi kebaikan kepada Anda). Wallahu a’lam. (Abu Faiz).*

Read More »
1:43 AM | 0 comments

Tuesday, February 28, 2012

Jadilah Pembuka Kebaikan dan Penutup Keburukan

Sahabat Anas bin Malik r.a. ia berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya di antara manusai ada yang menjadi kunci-kunci pembuka kebaikan dan penutup keburukan. Dan di antara manusia ada pula yang menjadi kunci-kunci pembuka keburukan dan penutup kebaikan. Maka beruntunglah orang yang Allah jadikan kunci-kunci kebaikan di tangannya dan celakalah bagi orang-orang yang Allah jadikan kunci-kunci keburukan di tangannya”. (HR. Ibnu Majah).

Pembuka kebaikan yaitu memberi inspirasi, nasihat, wawasan, ilmu, dan teladan bagi orang lain dalam melakukan amal kebaikan. Termasuk pembuka kebaikan adalah dakwah dalam segala bentuknya, juga menginfakkan harta untuk proyek atau kegiatan kebaikan, seperti sumbangan bagi korban bencana atau bagi kaum dhuafa (kaum lemah dan tertindas).

“Orang yang memberi petunjuk kepada kebaikan sama pahalanya seperti orang yang melakukannya.” (HR. Bukhari).

Tentang menjadi penutup keburukan, Abu Sa’id Al Khudri r.a. berkata, “Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda, ‘Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia mengubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu, maka hendaknya mengubah dengan lisannya. Dan apabila tidak mampu juga, maka dengan hatinya (merasa tidak senang atau dengan membencinya), sesungguhnya itulah selemah-lemah iman.’.” (HR. Muslim). Wallahu a’lam.*

Read More »
12:00 AM | 0 comments

Friday, September 9, 2011

Raih Kebaikan dengan Ucapan ‘Subhanallah’

"Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka..." (QS. Al-Isra:44).

Tasbih –kalimat/ucapan “Subhanallah” (Mahasuci Allah)— merupakan kalimah thayibah yang sangat disukai Allah SWT. Seorang Muslim yang mengucapkannya berarti mengakui ke-Mahasuci-an Allah sekaligus refleksi keimanan.

Tasbih juga merupakan ungkapan kekaguman kepada keindahan, keunikan, ataupun kebaikan ciptaan Allah SWT. Maka, ucapkan “Subhanallah” saat kita mengagumi ciptaan-Nya!

Makna tasbih adalah penyucian Allah dari semua sifat yang tidak layak disandarkan kepada-Nya. Dalam Al-Qur’an terdapat 8 surat yang dibuka dengan tasbih. Kata “subhan” (Mahasuci) disebutkan dalam Al-Qur’an sebanyak 25 kali untuk menetapkan sifat terpuji bagi Allah SWT atau menafikan Allah dari sifat tercela.

Bacaan tasbih dapat mengundang ampunan Allah SWT, menghapus keburukan, dan memenuhi timbangan amal kebajikan.

Rasulullah Saw bersabda: “Apakah seseorang di antara kamu tidak mampu mendapatkan seribu kebaikan tiap hari?” Salah seorang di antara yg duduk bertanya: “Bagaimana di antara kita bisa memperoleh seribu kebaikan ?” Rasul bersabda: “Hendaklah dia membaca 100 tasbih ,maka ditulis seribu kebaikan baginya atau seribu kejelekannya dihapus” (HR Muslim).

“Barangsiapa membaca: Subhaanallaahi ‘azhiim wabihamdih maka ditanam untuknya sebatang pohon kurma di Surga.” (HR. Tirmidzi dan Al-Hakim).

"Barangsiapa mengucapkan, ‘Subhaanallaahi wa bihamdih' (Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya),' seratus kali dalam satu hari, di ampunilah dosa-dosanya, walaupun dosa dosanya itu sebanyak buih di lautan." (HR Al-Bukhari).

“(Ucapan) Alhamdulillah memenuhi Mizan (timbangan amal kebaikan), dan Subhanallah serta Alhamdulillah keduanya memenuhi apa yang ada diantara langit dan bumi.” (HR. Muslim).

“Ucapan yang paling Allah sukai itu adalah empat: Subhanallah, Alhamdulillah, Laa Ilaaha Illa Allah, Allahu Akbar. Tidak ada bahaya dari mana pun kamu mulai (HR. Muslim).

Tasbih juga bagian dari dzikir atau mengingat Allah SWT. Hanya dengan mengingat Allah jiwa kita menjadi jernih dan pikiran kita akan menjadi bersih.

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d : 28). Wallah a’lam. (Abu Faiz, berbagai sumber).*

Read More »
2:26 PM | 0 comments

Monday, August 8, 2011

Berbuat Baik, Baru Niat Sudah Berpahala

"Allah mencatat kebaikan dan  keburukan kemudian menjelaskannya.  Barangsiapa ber-himmah (niat) amal kebaikan dan kemudian tidak mengerjakannya, maka Allah mencatat baginya kebaikan yang sempurna. Apabila ia berniat kebaikan dan mengerjakannya, Allah membalasnya 10 kebaikan sampai 700 kali lipat lebih banyak.  Dan apabila berniat keburukan kemudian tidak mengerjakannya, Allah mencatatnya kebaikan yang sempurna.  Dan apabila berniat buruk dan mengerjakannya, Allah mencatat dengan satu keburukan" (HR.  Bukhari dan Muslim).

Makna kebaikan sangat luas. Dalam Islam  disebut amal saleh, al-birru, dan ihsan, yang merujuk pada kewajiban sebagai Muslim, seperti shalat, zakat, puasa, haji, menolong sesama, menuntut ilmu, membaca Al-Quran, dzikir, berdoa, hingga tersenyum kepada sesama dan menyingkirkan duri di tengah jalan.

Pahala dari Allah SWT dapat berbentuk nikmat, ketenangan jiwa, rezeki, terhindari dari bahaya, teratasinya masalah, jalan keluar dari sebuah kesulitan, dan di akhirat pahala itu berupa terhindar dari neraka alias masuk surga. Wallahu a’lam.*

Read More »
1:03 PM | 0 comments

Saturday, May 28, 2011

Kunci Kebahagiaan: Berbuat Baik

Banyak cara menuju kebahagiaan. Bahkan, tidak sedikit orang mencari kebahagiaan dengan cara yang salah, melanggar aturan Allah SWT. Akibatnya, kebahagiaan itu semu belaka, hanya sesaat, lalu ia merasa resah dan gelisah lagi.

Sesungguhnya Islam memberi panduan bagi umatnya untuk meraih kebahagaiaan itu, yakni berbuat kebaikan berdasarkan iman kepada Allah SWT. Kehidupan yang baik adalah balasan bagi orang beriman dan berbuat baik.

"Siapa saja yang beramal kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan sedangkan dia dalam keadaan beriman maka Aku akan hidupkan mereka dalam kehidupan yang baik." (QS. An-Nahl:97).

"Siapa saja beriman kepada Allah dan hari Akhir serta beramal shaleh mereka tidak pernah takut dan tidak pernah bersedih." (QS. Al-Maidah: 69).

Perbuatan baik (amal saleh) adalah amalan yang tidak merusak; perilaku yang bermanfaat bagi diri dan orang lain. Shalat, zakat, puasa, haji, dzikir, sedekah, menolong sesama, menuntut ilmu, baca Quran, berbakti kepada orangtua, mencari rezeki halal, dan senyum kepada sesama adalah kebaikan dalam perspektif Islam.

Semua amalan baik itu akan berbuah kehidupan yang baik dan menjadikan seorang mukmin tidak pernah merasa takut dan sedih. Bagaimanapun, perbuatan baik selalu mendatangkan kedamaian dalam hati. Sebaliknya, perbuatan buruk (kemaksiatan) mengundang datangnya keresahan dan kegalauan dalam hati. Wallahu a’lam. (Mel/ddhongkong.org).*

Read More »
11:23 AM | 0 comments

Friday, March 25, 2011

Raih Kebaikan dengan Pahami Ilmu Agama

“Barangsiapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan, maka Dia akan memahamkan baginya agama (Islam).” (HR Bukhari dan Muslim)

Imam an-Nawawi berkata: “Hadits ini menunjukkan keutamaan ilmu (agama) dan keutamaan mempelajarinya, serta anjuran untuk menuntut ilmu.” (Syarah Shahih Muslim)

Imam Ibnu Hajar al-’Asqalaani berkata: “Dalam hadits ini terdapat keterangan yang jelas tentang keutamaan orang-orang yang berilmu di atas semua manusia, dan keutamaan mempelajari ilmu agama di atas ilmu-ilmu lainnya.” (Fathul Baari)

Salah satu ciri utama orang yang akan mendapatkan taufik dan kebaikan dari Allah Ta’ala adalah dengan orang tersebut berusaha mempelajari dan memahami petunjuk Allah Ta’ala dan Rasul-Nya dalam agama Islam.

Orang yang tidak memiliki keinginan untuk mempelajari ilmu agama, akan terhalangi untuk mendapatkan kebaikan dari Allah Ta’ala. Wallahu a'lam. (Sumber: Ustadz Abdullah Taslim, M.A./muslim.or.id).*

Read More »
4:09 PM | 0 comments

Tuesday, February 22, 2011

BERBUAT BAIKLAH, KARENA ALLAH PUN BEGITU BAIK KEPADA KITA

Betapa Maha Pemurah Allah SWT. Dia Mahatahu hamba-Nya kadang atau sering males berbuat kebaikan. Makanya, penghargaan-Nya bagi sebuah kebaikan begitu tinggi. Satu kebaikan dicatat 10, bahkan bisa lebih.

Niat berlaku buruk pun, jika niat itu batal dilaksanakan, dicatat sebagai kebaikan! Subhanallah....

"Sesungguhnya Allah mencatat segala kebaikan dan kejahatan, lalu menjelaskan keduanya. Barangsiapa berniat melakukan kebaikan lalu mengerjakannya, maka akan dicatat untuknya 10 kebaikan, mungkin ditambah hingga 700 kali lipat atau lebih. Bila ia berniat melakukan kejahatan, lalu tidak dikerjakannya, maka Allah mencatat baginya satu kebaikan dan jika niat itu dilaksanakannya, maka ditulis baginya satu kejahatan" (HR. Bukhari & Muslim).

Karenanya, "Berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu..." (QS. 28:77). Wallahu a'lam.*

Read More »
2:40 PM | 0 comments

Friday, December 10, 2010

AGAR JADI ORANG BAIK, PAHAMI DAN AMALKAN AGAMA

Agama membentuk pandangan dunia (world view) seseorang, juga menciptakan perasaan tanggungjawab terhadap Tuhannya dengan menyadarkannya bahwa ia merupakan bagian dari alam semesta.

Agama bisa memengaruhi sikap moral seseorang. Ia bisa mencegahnya berbuat jahat dan tercela; membuatnya mampu berbuat baik, baik pada dirinya sendiri maupun pada orang lain.

Maka, pegang erat aturan agama, agar menjadi orang baik dan mendapatkan kebaikan dari Allah SWT. Mari, terus dalami agama, ikuti majelis-majelis ta'lim, datangi majelis-majelis ilmu, hadiri pengajian, baca Al-Quran, buku-buku keislaman, dsb.

“Barangsiapa yang diinginkan oleh Allah kebaikan pada dirinya, maka dia akan dipahamkan dalam hal agamanya.” (HR. Bukhori dan Muslim). Wallahu a'lam.*

Read More »
11:35 AM | 0 comments

Monday, November 1, 2010

Di Balik Musibah Ada Kebaikan

Dari Abi Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang Allah inginkan kebaikan atasnya maka akan diberinya musibah.” (HR. Bukhari)


    1. Musibah yang Allah turunkan kepada seseorang tidak selalu menjadi pertanda keburukan, malah bisa jadi merupakan pertanda kebaikan.

    2. Setiap orang baik yang mukmin atau yang kafir mungkin saja mendapatkan musibah.

    3. Di antara bentuk kebaikan dari diberinya musibah kepada seseorang adalah dihapuskannya dosa-dosa di dunia atas musibah yang diterimanya, sehingga di akhirat tidak perlu disiksa lagi.

    4. Bagi orang mukmin, musibah pun bisa menjadi kebaikan bagi dirinya (karena ia bersabar). (Tausyiah275).*



      Read More »
      2:08 PM | 0 comments